Pemkot Bogor Gelar Musrenbang

Musrenbang diikuti oleh sekitar 250 orang peserta yang berasal dari unsur DPRD Kota Bogor, Bappeda Provinsi Jawa Barat, BKPP wilayah I, unsur Muspida, Kepala SKPD dan Lurah Se-Kota Bogor, BUMD, BUMN, Organisasi Kemasyarakatan dan Perempuan.

Walikota Bogor Diani Budiarto menyampaikan terima kasih kepada seluruh yang hadir pada kegiatan musrenbang tingkat Kota Bogor, karena musrenbang ini sangat menentukan signifikan untuk bersama-sama menyikapi, menganalisa dan memprogramkan kegiatan untuk tahun 2013 kedepan.

Selain itu, Diani juga mengatakan, sebelumnya musrembang telah pendahuluan Musrembang atau tahap awal perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan. Hasil kajian diwilayah akan dibahas dalam Musrembang tingkat Kota.

Mudah-mudahan yang dilaksanakan selama sehari ini bisa dikaji  dan dianalisa analisase hingga dapat menghasilkan sebuah program-program terukur yang dapat memenuhi berbagai permasalahan yang dihadapi.

Diani berharap, referensi-referensi yang telah dibahas sebelumnya bisa menjadi acuan, karena di dalam memberikan masukan di dalam menyusun harus jelas arah dan koridor yang telah ditetapkan.         

Gubernur Jawa Barat dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kepala BKPP Wilayah I H. Wawan Sofwan, berharap dalam penyelenggaran musrembang akan menghasilkan dokumen rencana kerja Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Bogor yang sinergi dengan prioritas pembangunan Provinsi Jawa Barat dengan ciri hasil sebagai wujud pembangunan.

“Fokusnya adalah melanjutkan dan menyelesaikan target 40 kegiatan tematik sektoral serta melakukan dorongan yang kuat untuk melaksanakan kegiatan dan sinergi pembangunan pada 20 kegiatan tematik kewilayahan,”ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Gubernur  RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) harus dijadikan pedoman oleh semua pihak dalam pelaksanaan pembangunan dan dapat mensinergikan berbagai sumber daya baik pemerintah pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota dan dana masyarakat serta dunia usaha, sehingga anggaran dapat di alokasikan dengan efektif dan efisien serta tepat sasaran.  

Sementara Ketua DPRD Kota Bogor Mufti Fauqi mengatakan, agar pembangunan daerah berhasil mencapai tujuannya, diperlukan adanya perencanaan pembangunan daerah yang dalam proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatannya melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan dan secara adil mampu memanfaatkan serta mengalokasikan sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.   

Diharapkan, rumusan perencanaan pembangunan daerah harus dilakukan secara trasparan, responsif, efisien, efektif, akuntable, partisipatif, terukur, berkeadilan dan berwawasan lingkungan.

Ketua penyelenggara Sony Nasution mengatakan, hasil Musrenbang Kota Bogor tahun 2012 ini akan ditindaklanjuti dengan kegiatan penyusunan RKPD Tahun 2013 sebagai dasar penyusunan KUA, PPAS dan APBD Kota Bogor Tahun 2013.  (gus)