RANCANGAN AWAL RPJMD KOTA BOGOR 2015-2019

 

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bogor sedang mempersiapkan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor 2015-2019. RPJMD Kota Bogor 2015-2019 adalah dokumen perencanaan pembangunan pemerintah daerah Kota Bogor untuk periode tahun 2015 sampai tahun 2019 yang memuat penjabaran dari visi dan misi dari pasangan Walikota dan Wakil Walikota terpilih, Bima Arya Sugiarto – Usmar Hariman. Selain itu dokumen perencanaan ini juga memuat strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, program prioritas Pemerintah daerah terpilih dan arah kebijakan keuangan daerah Kota Bogor.

Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, menyatakan bahwa Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menghasilkan rencana-rencana pembangunan jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat Pusat dan daerah, maka dari itu Pemerintah Kota Bogor wajib membuat dokumen perencanaan. Dokumen perencanaan tersebut meliputi dokumen perencanaan jangka panjang 20 tahunan Kota Bogor yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bogor, dokumen perencanaan jangka menengah 5 tahunan Kota Bogor tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor, sedangkan dokumen perencanaan tahunan Kota Bogor tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bogor.

Penyusunan RPJMD Kota Bogor 2015-2019 mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bogor 2005-2025 dengan memperhatikan RPJM Provinsi Jawa Barat dan Standar Pelayanan Prima yang ditetapkan. Selain itu RPJMD Kota Bogor 2015-2019 juga memperhatikan seluruh aspirasi pemangku kepentingan pembangunan melalui penyelenggaraan Musrenbang RPJM Daerah Kota Bogor.

Karena perencanaan pembangunan daerah yang dicantumkan pada dokumen RPJMD ini merupakan upaya untuk memberdayakan dan meningkatkan kapasitas masyarakat dan potensi masyarakat yang dimiliki Daerah Kota Bogor, maka penetapan perencanaan dilakukan dengan mempertimbangan pelaksanaan pembangunan dari berbagai aspek, baik ekonomi, sosial budaya, infrastruktur maupun aspek kehidupan lainnya, baik fisik maupun non fisik. (chi)